Pendaftaran Penyuluh Agama Islam Non PNS Kementrian Agama Bireuen 2016

Pendaftaran Penyuluh Agama Islam Non PNS Kementrian Agama Bireuen 2016 - Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupten Bireuen, Drs H Maiyusri MA, sampaikan bahwa dengan perekrutan sejak Senin (24/10) depan, sesuai denapersyaratan, tatacara, dan standar kompetensi perekrutan, dan sedang disosialisaikan.

Seleksi dilaksanakan Kankemenag Bireuen dengan jumlah quota berpedoman pada RKKL 2017, dengan mengindahkan asas proporsional dan transparan dan berpedoman pada petunjuk teknis," ujar Pak Mai (sapaan Kakankemenag Bireuen).

Persyaratan administrasinya, jelasnya, ada Surat Permohonan, Biodata, Copy Ijazah terakhir dan Transkrip Nilai yang dileges, Copy KTP dan KK sesusi domisili, Pas foto warna layar merah 3x4 4 lembar, Surat Pernyataan bukan Anggota atau Pengurus Organisasi Terlarang, dan Surat Pernyataan bukan Pengurus Partai Politik.

Berikutnya, jelas Pak Mai, ada Surat Pernyataan bukan sebagai Pegawai Honorer yang dibiayai oleh APBN/APBD, Surat Pernyataam bukan Pensiunan PNS/BUMN, Surat Rekomendasi dari MUI Kecamatan (khusus untuk tokoh dan pemuka agama), Surat Rekomendasi dari Pokjaluh Kabupaten/Kota, dan map snelhecter plastik warna hijau.

Kompetensi pendidikan diutamakan S1 (Sarjana) keagamaan non Pendidikan: Sarjana Dakwah/ Perbandingan Agama (Drs/ SAg), Sarjana Kumunikasi Islam (SKomI), Sarjana Filsafat Islam (SFilI), Sarjana Sosial Islam (SSosI), Sarjana Hukum/Hukum Islam (SH/SHI/SAg), Sarjana Ekonomi Islam (SEI), Sarjana Ekonomi Syariah (SE Sy), dan S1/Sederajat Lulusan Mesir/Yaman/Madinah (Lc).

Standar kompetensi rekrutmen Penyuluh Agama Islam non PNS, didasarkan pada, Kompetensi ilmu keagamaan meliputi, kemampuan membaca dan memahami Al-Quran, memahami Ilmu Fiqh, memahami hadits, memahami sejarah Nabi Muhammad SAW.

Lanjut Pak Mai, kompetensi komunikasi itu meliputi, mampu menyampaikan ceramah agama/khutbah, dan mampu memberikan konsultasi agama. Lanjutnya, kompetensi sosial meliputi, cakap dalam bermasyarakat, aktif dalam organisasi keagamaan/kemasyarakatan.

"Pelaksanaa seleksi pengangkatan calon Penyuluh Agama Islam non PNS meliputi, seleksi administrasi/berkas, tes tulisan, dan wawancara," tutup Kakankemenag, yang tidak lupa mengingatkan para calon, bahwa hasil seleksi akan diumumkan dua pekan setelahnya, pada Senin (14 November). 

A. Syarat Umum

- Memiliki Kompetensi Penyuluhan;
- Memiliki pengalaman dalam bidang penyuluhan dibuktikan dengan: Surat Keterangan binaan penyuluhan seperti Majelis taklim, Masjid, Mushollah;
- Surat keterangan Sehat dari dokter;
- Bukan anggota atau pengurus organisasi terlarang; surat Pernyataan;
- Bukan Pengurus Partai Politik;
- Memiliki KTP sesuai dengan domisili;
- Bukan sebagai pegawai honorer yang dibiayai oleh APBN/APBD
- Bukan Pensiunan PNS/ BUMN;
- Memiliki rekomendasi dari pokjaluh Kabupaten/ Kota terkait dengan poin 2;
- Lulus Tes seleksi pengangkatan Penyuluh Agama Islam Non PNS.

B. Syarat Khusus

- Usia serendah-rendahnya 22 tahun dan setinggi-tingginya 60 tahun;
- Pendidikan diutamakan S1 Keagamaan Non Pendidikan;
- Dalam hal tertentu disuatu wilayah tidak terdapat Sumber daya manusia sebagaimana disyaratkan pada poin dua (dua); dimungkinkan untuk mengangkat Penyuluh Non PNS berpendidikan SMU/sederajat;
 - Dalam hal tertentu, pengangkatan Penyuluh Agama Islam Non PNS dapat dilakukan bagi tokoh tertentu yang sudah dikenal dan diketahui kiprah, pengalaman serta pengabdiannya dalam bidang dakwah di tengah masyarakat yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan;
- Pengalaman di bidang penyuluhan minimal 2 tahun

Pendaftaran dimulai sejak:
- Senin-Jumat (24-28 Oktober)
- Jam 09.00-14 WIB, 
- Di Kankemenag, Jalan Banda Aceh - Medan km 217, samping Stadion Cot Gapu

Lowongan kerja lainnya:
Sumber: Situs Kementrian Agama Aceh, Iklan terbit tanggal 16 Oktober 2016